<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="203883">
 <titleInfo>
  <title>Masalah Sospol Dalam Pembangunan Kharismatik, Fundamentalis, Revolusi Gagal Membangun</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kasiyanto, M. J.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Yayasan Tri Mawar</publisher>
  <dateIssued>1995</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>14 x 21 cm / 402 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah apakah yang paling menghambat pembangunan? Mengapa di Timur Tengah tak terbangun ”Masyarakat Ekonomi Timur Tengah (METT)” dengan Yahudi sebagai bankir dan penyumbang tehnologi, Arab penyedia petrodolar sedang wisata sejarah, tempat suci, dan arkeologi sebagai salah satu ujung tombaknya?&#13;
- Penghambat utama adalah sistem “politik sebagai panglima”- Ambisi politik yang berlebihan di tangan seorang pemimpin kharismatik justru yang paling merusak negara. Aliran Fundamentalisme dan gerakan revolusi untuk memenangkan kekuasaan negara ternyata juga menghasilkan kemunduran daripada kemajuan. Sebab sebelum pemegang azas fundamentalisme dan penggerak revolusi memegang kekuasaan negara secara mutlak, maka negara dan rakyat harus dirusak atau istilah halusnya dikorbankan dulu, demi kemenangan revolusinya. Ini dapat diamati dari pengalaman banyak negara seperti daftar di bawah ini.&#13;
Pengalaman Jepang setelah perang Dunia II justru sebaliknya, tanpa “politik sebagai panglima” mereka justru berhasil melaksanakan cita-cita &quot;Kekaisaran Asia Timur Raya” bahkan melebihi Asia Timur, lebih separo dunia mereka kuasai dengan senyum dan membungkuk saja. Buku ini membuka jendela pengalaman dunia itu.&#13;
Pemimpin kharismatik: &#13;
- Napoleon Bonaparte &#13;
- Lenin &amp; Stalin &#13;
- Hitler &#13;
- Mao Zedong &#13;
- Ho Chimin&#13;
- Fidel Castro &#13;
- Ayatollah Khomeini &#13;
- Saddam Husein&#13;
- Soekarno&#13;
- M. Khadafi&#13;
- Soeharto &#13;
Fundamentalisme:&#13;
- RRC jaman Mao Zd&#13;
- Vietnam&#13;
- Jerman Hitler&#13;
- Iran &#13;
Revolusi: &#13;
- Uni Sovyet&#13;
- RRC&#13;
- Cuba&#13;
- Libia &#13;
- Vietnam&#13;
- Irak&#13;
- Iran</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Situasi dan Kondisi Politik di Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>320.95 / KAS / m</classification>
 <identifier type="isbn">9798756002</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I28014</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I28014-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I28014</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>29.483..jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>203883</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-12 14:40:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-03-24 14:29:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>