<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="204737">
 <titleInfo>
  <title>Malam Kelabu, Ilyana Dan Aku (Kumpulan Empat Cerita Pendek)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aleida, Martin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Yayasan Damar Warga</publisher>
  <dateIssued>1998</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>14,5 x 20 cm / 88 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ilyana, Tetaplah Bersama Kami&#13;
Seorang gadis Rusia, yang berimigrasi ke Amerika Serikat setelah runtuhnya Uni Soviet, membuka kios di satu Wilayah yang suram di New York. Dia hanya mengikuti naluri, tak bisa menjelaskan mengapa dia memilih daerah yang penuh kejahatan itu. Berulangkali dia dirampok. Ketika akan diperkosa dia melawan dengan gagah berani. Tetapi akhirnya kiosnya itu jadi makmur karena para penjahat sadar bahwa Ilyana sebenarnya telah datang untuk mempermudah keluarga mereka, karena pemukim di daerah itu tak perlu jauh-jauh belanja ke tengah kota yang mahal. Orang-orang yang&#13;
meninggalkan daerah itu karena kejahatan yang terus meningkat, sekarang satu demi satu kembali. Brownsville hidup lagi.&#13;
&quot;Moral cerita ini bagus sekali. Dan akan lebih merangsang kalau berlatarbelakang Indonesia yang juga compang-camping.&quot; - Eka Budianta, penyair “Sejuta Milyar Satu.”&#13;
&#13;
Malam Kelabu&#13;
Setelah mengelana bertahun-tahun, Kamaluddin Armada memutuskan akan menikah. Dalam perjalanan menuju rumah kekasihnya, di tengah jalan dia bertemu dengan seorang penguasa kecil yang menceritakan bagaimana berbahayanya calon mertuanya yang adalah seorang komunis. Pemuda Armada tidak gentar dengan kenyataan itu, karena yang akan dipersuntingnya adalah anaknya, bukan si ayah yang sudah dibantai dan dibuang ke Bengawan Solo. Dia meratap dan akhirnya bunuh diri setelah menemukan rumah sang kekasih sudah hangus. Calon mertua; sang kekasih dan adik-adiknya dihabisi para pendendam yang buta hati, karena paman sang kekasih, yang sedang dalam pelarian, bersembunyi di rumah mereka. &#13;
&quot;Kekerasan, sebagai protes, yang menjadi penutup telah memperkaya cerita pendek dengan latarbelakang peristiwa paling kelam dalam sejarah Indonesia modern ini.&quot; - Savitri Scherer, Doktor sastra dengan disertasi tentang Pramoedya Ananta Toer, bermukim di Perancis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Cerita Pendek</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kumpulan Karya Umum</topic>
 </subject>
 <classification>808.83 / ALE / m</classification>
 <identifier type="isbn">9799547105</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I06346</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I06346-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I06346</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>30.818..jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>204737</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-04 14:44:19</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-18 11:32:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>