<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="196865">
 <titleInfo>
  <title>People Are Never The Problem:</title>
  <subTitle>Paradigma Baru Untuk Memahami Diri Sendiri Dan Orang Lain, Stop Menyalahkan Orang Lain Atas Masalah Anda</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Blanchard, Kenneth</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Watts Jr, Robert</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ardi, Priyatno</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Translator</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Penerbit Inspirasi Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2012</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>14 x 21 cm / 183 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap manusia mempunyai masalah. Ada yang dapat mengatasi masalahnya, namun ada pula yang tenggelam dalam masalahnya. Mereka yang sering berkubang dalam masalah akan sulit memahami diri sendiri dan orang lain. Manusia tipe ini lebih suka menyalahkan diri sendiri sehingga mendapat gambaran diri yang buruk. Mereka tidak akan pernah dapat keluar dari masalahnya. Mereka juga lebih suka menyalahkan atau mencari kesalahan orang lain.&#13;
Agar kita tidak tenggelam dalam kubangan masalah maka harus memiliki paradigma baru terhadap masalah. Perlu kita ingat “Manusia tidak pernah menjadi masalah, namun manusia memiliki masalah.” Kita harus menghapus label yang merusak gambar diri kita. Untuk keluar dari label buruk diri kita, kita harus termotivasi menghargai atau mengasihi orang lain. Orang lain berperan penting dalam setiap kesuksesan, mereka juga penting sekali dalam pemecahan masalah.&#13;
Kisah yang disampaikan dalam buku ini merupakan pengalaman penulis yang merasa dirinya dan orang lain sebagai masalah. Setelah penulis mempunyai paradigma atau kerangka berpikir mengenai masalah, ia tidak lagi menyalahkan orang lain ataupun dirinya sendiri.&#13;
Buku ini memberikan cara-cara praktis untuk membantu memahami diri sendiri dan orang lain. Pembaca akan mulai melihat setiap pribadi sebagai seorang yang terlalu unik dan menakjubkan untuk dikatakan sebagai masalah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Praktek dan Kehidupan Kristen</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Spiritualitas Kristen</topic>
 </subject>
 <classification>248 / WAT / p</classification>
 <identifier type="isbn">9786021941621</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I13159</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I13159-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I13159</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>16.279..jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>196865</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-09-14 15:46:43</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-08 12:30:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>