Image of Menemukan Dalam Kekosongan (Gagasan Kelepasan Dari Santo Yohanes Salib)

Text

Menemukan Dalam Kekosongan (Gagasan Kelepasan Dari Santo Yohanes Salib)





Bersatu dengan Allah adalah tujuan hidup manusia. Dalam perjalanan menuju persatuan dengan Allah ini, manusia sering terhambat oleh berbagai macam kelekatan. St. Yohanes Salib seorang imam Karmelit sekaligus pujangga Gereja menunjukkan kepada kita semangat kelepasan yang merupakan syarat mutlak untuk mencapai persatuan dengan Allah karena Allah melampaui segala pengertian, ide, gagasan, gambaran dan imajinasi manusia. Jalan kelepasan bukan lain ialah manusia berusaha melepaskan dan rela dilepaskan dari segala sesuatu yang bukan Allah untuk dapat bersatu dengan Allah. Semangat kelepasan ini meminta sikap yang radikal. Segala sesuatu yang bukan Allah harus dilepaskan, baik yang menyangkut bidang indrawi, maupun yang berkaitan dengan bidang rohani. Ajaran kelepasan St. Yohanes Salib menyadarkan kita akan keterbatasan dari segala sesuatu. Semuanya punya batas dan harus digunakan dalam batasnya sendiri. Inti dari semangat kelepasan bukan lain ialah mencintai Allah di atas segala sesuatu. Segala apa saja yang menghambat manusia untuk mencintai Allah secara murni harus dilepaskan, termasuk sesuatu yang sangat berharga dan sangat luhur. Yang ditekankan dalam semangat kelepasan ialah kebebasan hati dan kehendak manusia dalam mencintai Allah.


Ketersediaan

I32685-C1I32685My LibraryTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Menyelesaikan Program Studi Strata I Filsafat Teologi
No. Panggil
I32685
Penerbit Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana : Malang.,
Deskripsi Fisik
105 [VII] p., 28 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Carmel, III No.60/197
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini