<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="202294">
 <titleInfo>
  <title>Ratu Kalinyamat:</title>
  <subTitle>Tapa Wuda Asinjang Rikma</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Achmad, Sri Wintala</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yohana, Hanna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Araska</publisher>
  <dateIssued>2012</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>13,5 x 20,5 cm / 171 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ratu Kalinyamat merupakan putri Sultan Trenggono (Raja Kasultanan Demak Bintoro III) yang memiliki nama kecil Retno Kencana. Semasa hidupnya, ia telah dihadapkan oleh suatu trik-trik politik dalam perebutan kekuasaan Demak Bintoro yang diwarnai dengan persimbahan darah dan melayangnya sukma dari raga. Sebagai wanita yang cenderung berpikir dengan rasa. Ratu Kalinyamat memandang realitas buruk dalam kancah perpolitikan di Kasultanan Demak Bintoro itu sebagai lawan dari hati nurani. Karena itu, ia melawan persoalan tersebut bukan dengan kekuatan fisik dan logikanya. Melainkan melalui pemberontakan nurani kewanitaannya yang disimbolisasikan dengan tapa wuda asinjang rikma (bertapa telanjang dengan berbalutkan geraian rambut). Kisah Ratu Kalinyamat merupakan kisah yang sangat inspiratif, terutama bagi wanita Indonesia. Karenanya dengan membaca novel ini, pembaca akan dapat menyingkap sosok Kalinyamat dan sejarah yang melatarbelakanginya. Sejarah semenjak kejayaan hingga sandyakalaning (masa suram) Kasultanan Demak Bintoro (1478-1549). Hanya dengan membaca novel ini, Anda akan semakin memperluas pengetahuan mengenai kiat-kiat perpolitikan pada era Kasultanan Demak Bintoro. Selain novel yang disajikan dengan bahasa renyah namun bernas ini akan menjadi media edukatif, apresiatif, inspiratif, dan sekaligus rekreatif. Hingga disimpulkan, bahwa kehadiran novel ini bukan sekadar hadir, namun mampu memaknai kehadirannya di ruang publik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Sastra Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>899.221 / ACH / r</classification>
 <identifier type="isbn">9786029371703</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I16787</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I16787-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I16787</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>28.340..jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>202294</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-04-11 13:19:55</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 10:50:37</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>