<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="205367">
 <titleInfo>
  <title>Werkudara - Bersama Dengan Eksistensi Manusiawi (Sebuah Tinjauan Filosofis)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Koesno, F. X.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
  </place>
  <publisher></publisher>
  <dateIssued>1989</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>21,5 x 33 cm / 42 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Judul &quot;Werkudara - Bersama Dengan Eksistensi Manusia&quot; mungkin merujuk pada bagaimana nilai-nilai dan sifat-sifat tokoh Werkudara dalam pewayangan merefleksikan keberadaan dan pembentukan karakter manusia, terutama melalui keberaniannya, kejujurannya, kesetiaannya, dan perjuangannya melawan angkara murka untuk mencapai keadilan dan kebenaran. &#13;
Penjelasan Makna &quot;Bersama Dengan Eksistensi Manusia&quot;&#13;
Frasa ini menunjukkan bahwa Werkudara, melalui kisah-kisahnya, menjadi cerminan dari aspek-aspek esensial dalam kehidupan dan pembentukan karakter manusia: &#13;
&#13;
    Pembentukan Karakter:&#13;
    Sifat-sifat Werkudara seperti jujur, peduli sosial, dan bertanggung jawab sangat mengandung nilai-nilai pendidikan yang dapat digunakan sebagai teladan untuk membentuk karakter peserta didik. &#13;
&#13;
Teladan Kehidupan:&#13;
Werkudara mengajarkan tentang keberanian, pantang menyerah, dan kesetiaan dalam menghadapi kesulitan hidup. &#13;
Perjuangan Melawan Kejahatan:&#13;
Ia selalu membela kebenaran dan menuntut keadilan, mencerminkan perjuangan manusia dalam memberantas angkara murka dan menegakkan keadilan. &#13;
Pencarian Jati Diri (Lakon Dewa Ruci):&#13;
Dalam lakon Dewa Ruci, Werkudara mencari Tirta Amerta (air kehidupan) untuk mencapai kesempurnaan. Ini merepresentasikan pencarian manusia akan makna hidup, kesempurnaan, dan pemahaman diri. &#13;
Kejujuran dan Ketegasan:&#13;
Werkudara yang selalu berbicara jujur dan lugas, meskipun kepada dewa, menggambarkan sikap manusia yang tulus, spontan, dan tidak menghindari tantangan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Wayang</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Filsafat Timur</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kearifan Lokal</topic>
 </subject>
 <classification>181.16 / KOE / w</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I18266</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I18266-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I18266</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>31.460..jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>205367</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-11-11 14:13:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-04 10:29:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>