<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="207663">
 <titleInfo>
  <title>Meneroka Dapur Pentigraf:</title>
  <subTitle>Ke Arah Kegiatan Apresiasi Cerpen Tiga Paragraf</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tjahjono, Tengsoe</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Sidoarjo</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Delima</publisher>
  <dateIssued>2018</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>14,5 x 20,5 cm / 114 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehadiran pentigraf ternyata membawa pengaruh luar biasa terhadap kegairahan menulis. Format tiga paragraf memotivasi banyak pribadi untuk bercerita melalui tulisan. Pribadi-pribadi itu adalah para ibu rumah tangga, dokter, guru, dosen, wartawan, perawat, pedagang, pengusaha, psikolog, penggiat sosial, sastrawan, dan sebagainya. Mereka merasa memperoleh ruang berekspresi sebagai pentigrafis.&#13;
Bagi para pentigrafis hidup dalam tiga paragraf ternyata menyenangkan. Melalui pentigraf mereka bukan hanya memperoleh ruang untuk menjawab rangsangan kreativitas dan puitika, namun juga berbagi pengalaman hidup Tema-tema yang mereka angkat pun beragam: konflik konflik yang dihadapi manusia, baik konflik batin, konflik sosial, konflik budaya, konflik ekonomi, bahkan sampai pada konflik iman.&#13;
Bagi pembaca, pentigraf ini akan bisa dibaca di mana dan kapan saja sebab pentigraf tidak menuntut ruang dan waktu khusus agar nyaman dibaca. Di samping itu dalam bentuk yang pendek memberikan peluang kepada pembaca menyerap sari gagasan maupun pesan secara gampang dan cepat.&#13;
Pentigraf menjawab kebutuhan manusia modern dalam menjawab kebutuhan berekspresi dalam ruang, waktu, dan kesempatan yang serba terbatas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Sastra Indonesia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Pentigraf (Cerita Pendek Tiga Paragraf)</topic>
 </subject>
 <classification>899.221 / TJA / m</classification>
 <identifier type="isbn">9786025350528</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I34929</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I34929-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I34929</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>35.156..jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>207663</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-17 09:56:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-17 18:03:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>