<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23239">
 <titleInfo>
  <title>Maryamah Karpov:</title>
  <subTitle>Mimpi-Mimpi Lintang</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hirata, Andrea</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risdiyanto, Imam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Yayasan Bentang Budaya</publisher>
  <dateIssued>2008</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>13 x 20,5 cm / 504 pg</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Buku Keempat Dari Tetralogi Laskar Pelangi</title>
 </relatedItem>
 <note>Setelah sukses dengan ketiga novelnya yaitu Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor, Andrea kembali mengulang kesuksesannya di industri perbukuan dengan meluncurkan novel berjudul Maryamah Karpov, novel keempat dari tetralogi Laskar Pelangi.&#13;
Novel Maryamah Karpov menceritakan tentang perjuangan Ikal setelah ia berhasil menamatkan studinya di Universite de Sorbonne, Perancis. Ia kembali ke kampung halamannya di Belitong. Ia rindu pada orangtuanya, rindu pada Arai sepupunya, dan rindu pada gadis impiannya yaitu A Ling. Perjalanan yang ia lalui dari Jakarta ke kampungnya Belitong, di lalui Ikal dengan penuh perjuangan dan rasa letih. Namun semua seakan sirna bila ia terbayang wajah ayahnya, sosok pendiam yang sangat dirindukannya. Kelebihan novel ini yaitu terletak pada kata-katanya yang puitis, penuh motivasi dan apa adanya. Alur yang dibuat maju-mundur justru tak membuat pembaca bingung, melainkan membuat pembaca semakin penasaran. Lelucon dan humor menjadi menu utama dalam novel ini. Tak jarang pembaca dibuat tertawa terbahak-bahak membaca kisah masyarakat Belitong yang lucu dan penuh guyonan.&#13;
Keberanian dan keteguhan hati telah membawa Ikal pada banyak tempat dan peristiwa. Sudut-sudut dunia telah dia kunjungi demi menemukan A Ling. Apa pun Ikal lakukan demi perempuan itu. Keberaniannya ditantang ketika tanda-tanda keberadaan A Ling tampak. Dia tetap mencari, meski tanda-tanda itu masih samar.&#13;
Dapatkah keduanya bertemu kembali?</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Sastra Dalam Bahasa Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>899.221 / HIR / m</classification>
 <identifier type="isbn">9789791227452</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I16744</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I16744-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I16744</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>14.112..jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>23239</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2011-02-14 10:09:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 17:34:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>