Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Puncak Kekuasaan Mataram: Politik Ekspansi Sultan Agung
Puncak kekuasaan Mataram di bawah Sultan Agung dicapai melalui politik ekspansi yang agresif, termasuk penaklukan wilayah-wilayah di Jawa Timur seperti Surabaya dan Madura, serta ekspansi ke Jawa Tengah dan sebagian Jawa Barat. Kebijakan ini bertujuan untuk memperluas kekuasaan Mataram dan mengancam eksistensi VOC di Batavia, meskipun upaya penyerangan ke Batavia tidak berhasil. Sultan Agung juga dikenal sebagai seorang pejuang dan budayawan yang mencapai puncak kejayaan Mataram pada masa pemerintahannya (1613-1645).
Politik ekspansi Sultan Agung
Penaklukan wilayah:
Tahun 1614, Mataram berhasil menaklukkan wilayah timur seperti Kediri, Lumajang, Renong, dan Malang.
Tahun 1615, penaklukan dilakukan terhadap Wirasaba dan Siwalan.
Pemerintahan Sultan Agung juga berhasil memperluas pengaruh Mataram hingga ke daerah pesisir seperti Surabaya dan Madura.
Konflik dengan VOC:
Sultan Agung mengirimkan pasukan untuk menyerang Batavia yang dikuasai VOC karena dianggap mengancam kerajaan.
Penyerangan pertama terjadi pada tahun 1628, diikuti penyerangan kedua setahun kemudian, namun keduanya tidak berhasil.
Meskipun gagal, upaya ini menimbulkan rasa hormat dari para penguasa pribumi lain di luar Jawa terhadap Mataram.
Ketersediaan
| I15727-C1 | I15727 | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
Seri Terjemahan Javanologi 4
|
|---|---|
| No. Panggil |
I15727
|
| Penerbit | Pustaka Utama Grafiti PT. : Jakarta., 1990 |
| Deskripsi Fisik |
14,5 x 21 cm / 325 pg
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9794440906
|
| Klasifikasi |
959.802 / GRA / p 4
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






