<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4654">
 <titleInfo>
  <title>Pertobatan Di Era Digital Menurut Henri J. M. Nouwen Dalam Buku The Return Of The Prodigal Son</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sitohang, Rocky Aditia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana</publisher>
  <dateIssued>2025</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>135 p., 28 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Menyelesaikan Program Strata I Filsafat Keilahian</title>
 </relatedItem>
 <note>Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji teologi pertobatan menurut Henri Nouwen, baik secara umum maupun secara khusus dalam bukunya The Return of the Prodigal Son, serta menganalisis implementasinya dalam konteks media sosial, khususnya Instagram, sebagai representasi dunia digital. Pertobatan dalam pemikiran Nouwen dipahami sebagai proses spiritual yang mendalam menuju penerimaan kasih Allah yang tanpa syarat, serta pemulihan identitas sejati sebagai anak Allah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur sebagai landasan utama untuk mengeksplorasi teologi pertobatan menurut Henri Nouwen dalam konteks dunia digital, khususnya dalam penggunaan media sosial Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertobatan menurut Nouwen bukan sekadar pengakuan dosa, tetapi perjalanan batin menuju rumah Bapa yang melibatkan kesadaran akan keterasingan, penerimaan diri, dan transformasi identitas. Dalam konteks Instagram, penobatan dapat diaktualisasikan melalui penggunaan reﬂektif ﬁtur-ﬁtur seperti posting. like, comment, dan share untuk menyampaikan nilai-nilai spiritual, membangun relasi yang otentik, dan menyebarkan kasih. Pertobatan menurut Nouwen memiliki relevansi kuat dalam menjawab krisis identitas dan kebutuhan akan validasi di era digital. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis agar media sosial digunakan sebagai ruang pertumbuhan spiritual dan reﬂeksi diri yang lebih mendalam.&#13;
Kata Kunci: Henri Nouwen, Pertobatan, The Return of the Prodigal Son, Media Sosial, Instagram</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pertobatan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Carmelitana</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Spiritualitas Kristen</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Era Digital</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Henri J. M. Nouwen</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi 2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Media Sosial</topic>
 </subject>
 <classification>Carmel, III No.60/230</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Ordo Karmel Indonesia Indonesian Carmelite Order Library</physicalLocation>
  <shelfLocator>I25848</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">I25848-C1</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>I25848</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>37.214..jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4654</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2011-02-14 10:09:17</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-10 09:58:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>