Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Sejarah Setengah Abad Pergerakan Wanita Indonesia
Sejarah setengah abad pergerakan wanita Indonesia (sekitar 1928-1978) adalah
perjalanan panjang perjuangan perempuan untuk kesetaraan, pendidikan, dan kemajuan nasional, dimulai dengan lahirnya Kongres Perempuan Indonesia I (KPI I) tahun 1928 yang menyatukan berbagai organisasi wanita, berjuang untuk hak-hak perempuan seperti pendidikan dan perkawinan, menjadi tonggak sejarah Hari Ibu 22 Desember, hingga menghadapi tantangan di masa kemerdekaan dan pembangunan, yang didokumentasikan dalam buku Sejarah Setengah Abad Pergerakan Wanita Indonesia.
Era Awal (Menjelang 1928)
Fokus: Munculnya perjuangan individu (Cut Nyak Dien, Christina Martha Tiahahu) dan organisasi awal seperti Taman Siswa, Aisyiyah, Wanita Utama, yang berjuang melawan adat kolot dan ketertindasan, terutama di bidang pendidikan.
Tujuan: Memajukan perempuan dalam pendidikan, sosial, dan politik, serta mendukung perjuangan nasional melawan penjajahan Belanda.
Tonggak Sejarah (1928-1945)
Kongres Perempuan Indonesia I (1928): Titik awal persatuan, memperjuangkan pendidikan, pencegahan perkawinan anak, dan mendirikan badan persatuan (PPPI).
Kongres Perempuan II (1930): Membahas isu perburuhan perempuan dan anak.
Kongres Perempuan III (1938): Menetapkan 22 Desember sebagai Hari Ibu, meneguhkan semangat persatuan wanita.
Organisasi Penting: Lahirnya Persatuan Wanita Republik Indonesia (PERWANI) dan Wanita Negara Indonesia (WANI) pada 1945.
Ketersediaan
| I28138-C1 | I28138 | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
I28138
|
| Penerbit | Balai Pustaka P.N : Jakarta., 1978 |
| Deskripsi Fisik |
15,5 x 22 cm / 529 pg
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
324.3 / KOW / s
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
1
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






